Pesan untuk Saudaraku Se-Iman..

ASSALAMUALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BAROKAATUH..

SITUS PRIBADI INI TELAH SAYA HAPUS. SAYA TAKUT SITUS INI MENJADI SALAH SATU PENYEBAB PERTIKAIAN ANTARA UMAT ISLAM. KARENA APA-APA YANG SAYA LAKUKAN AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN OLEH ALLAH DI AKHIRAT KELAK!..

SAYA MENYADARI, BAHWA UKHUWAH ISLAMIYYAH MERUPAKAN KEWAJIBAN, SEMENTARA TINDAKAN YANG MENIMBULKAN FITNAH DAN PERPECAHAN ADALAH DOSA BESAR..

BAGI PARA PENGUNJUNG YANG TELAH MEMBACA ARTIKEL-ARTIKEL YANG PERNAH SAYA MUAT DAN TELAH MENYINGGUNG PERASAAN, MAKA SAYA SECARA PRIBADI MINTA MAAF SEBESAR-BESARNYA. SEMOGA ANTUM SEMUA SUDI MEMAAFKANNYA.

WASALAM,

ADMIN.

Iklan
  1. Dari Hudzaifah Ibnul Yaman ra berkata: Manusia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku. Maka aku bertanya; Wahai Rasulullah, sebelumnya kita berada di zaman Jahiliah dan keburukan, kemudian Alloh mendatangkan kebaikan ini. Apakah setelah ini ada keburukan?

    Beliau bersabda: ‘Ada’. Aku bertanya: Apakah setelah keburukan itu akan datang kebaikan? Beliau bersabda: “Ya, akan tetapi di dalamnya ada dakhanun”.

    Aku bertanya: Apakah dakhanun itu? Beliau menjawab: “Suatu kaum yang mensunnahkan selain sunnahku dan memberi petunjuk dengan selain petunjukku. Jika engkau menemui mereka maka ingkarilah”.

    Aku bertanya: Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan? Beliau bersabda: “Ya”, dai – dai yang mengajak ke pintu Jahanam. Barang siapa yang mengijabahinya, maka akan dilemparkan ke dalamnya.

    Aku bertanya: Wahai Rasulullah, berikan ciri-ciri mereka kepadaku. Beliau bersabda: “Mereka mempunyai kulit seperti kita dan berbahasa dengan bahasa kita”.

    Aku bertanya: Apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku menemuinya? Beliau bersabda: “Berpegang teguhlah pada Jama’ah Muslimin dan imamnya”.

    Aku bertanya: “Bagaimana jika tidak ada jama’ah maupun imamnya?”

    Beliau bersabda: “Hindarilah semua firqah itu, walaupun dengan menggigit pokok pohon hingga maut menjemputmu sedangkan engkau dalam keadaan seperti itu”. (Riwayat Bukhari VI615-616, XIII/35. Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no. 3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10. Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399)

    Jadi jika antar firqoh2 itu saling bermusuhan, bertentangan, bahkan saling bunuh, hindari firqoh2 tersebut agar kita tidak tersesat. Jauhi Fitnah/Pembunuhan:

    Jangan mendekati fitnah jika sedang membara dan jangan menghadapinya bila sedang timbul, bersabarlah bila fitnah datang menimpa. (HR. Ath-Thabrani)

    Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
    Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Akan terjadi fitnah di mana orang yang duduk (menghindar dari fitnah itu) lebih baik daripada yang berdiri dan orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan dan orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari (yang terlibat dalam fitnah). Orang yang mendekatinya akan dibinasakan. Barang siapa yang mendapatkan tempat berlindung darinya, hendaklah ia berlindung. (Shahih Muslim No.5136)

  2. Terima kasih admin, anda bijak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s